Hangat

Aku bisa merasakan hangat yang kamu rasakan ketika kali pertama kamu menyicip dekatnya pertemanan. Aku tidak disana saat kejadian dan kau pun tidak cerita hingga beberapa hari kemudian. Tapi aku bisa merasakan hangat yang kamu rasakan. Ketika ia memelukmu begitu erat. Ia hanya menunggu mulutmu yang berucap. Karena itulah pengakuan terbesar atas persahabatan. Sebuah kejujuran.
image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s