kali ini bahas soal Cultural Appropriation

Tenang guys hari-hari liburan gue ga cuma dihabiskan dengan download aplikasi ga jelas kok. seringkali gue buka tumblr dan melihat isu-isu dari dunia sebrang dan salah satunya adalah ini: Cultural Appropriation. Sebenernya apa sih ini? Awalnya gue juga kaga ngarti bos. Gue pertama kenal sama term ini pas lagi buka buzzfeed dan liat ada berita soal Kylie Jenner dan cornrownya dan gue pikir “lah biarin aja sih rambut dia ini..” dan karena waktu itu sumber gue belom lengkap intinya awalnya gue ngerasa bule-bule amrik sono suka make a big deal out of nothing. Gue pikir apa salahnya kalo seseorang dari ras berbeda menggunakan sesuatu yang bersifat kultural dari ras dan etnik lainnya? Bukankah itu yang selama ini gue lakukan dengan misbud kemana-mana? Awalnya gue pikir cultural appropriation ini hanya akan berujung pada lebih banyak diskriminasi dan akhirnya terbentuk blok-blok etnis dan ras tertentu karena antar budaya ga bercampur baur. Tapi gue tidak puas hanya berasumsi sendiri dan akhirnya gue mencari tau apa sih makna sesungguhnya dari cultural appropriation?

dan gue menemukannya disini “What’s Wrong with Cultural Appropriation? These 9 Answers Reveal Its Harm” gue baru baca dari satu sumber ini sih dan gue rasa ini cukup mengklarifikasi segalanya buat gue. Mungkin lo bisa buka dulu itu linknya karena gue agak mager jelasin ulang disini. Gue menyimpulkan setelah membaca artikel diatas bahwa ternyata first world country itu justru negara yang lumayan diskriminatif ya. Se-diskriminatif itu dimana white people are more privileged dan hidupnya dimudahkan. Masalahnya disini ternyata bukan soal budayanya itu sendiri kok, lebih kepada sakit hati ras dan etnis tertentu di masa lalu yang belom kelar sampe sekarang. Ditambah dengan kondisi sosial yang sangat membeda-bedakan jadi ya wajar kalo ras dan etnis tersebut ga rela budayanya “dicolong” sama kulit putih. Karena itu salah satu hal terakhir yang mereka punya dan ga rela aja kalo oknum-oknum kulit putih ini mengambil manfaat dari budaya tersebut dikala yang punya budaya nya sendiri aja ga bisa mengambil manfaat yang sepadan. Ternyata intinya disitu. Ini cukup menerangkan otak gue ya bahwa ternyata ya wajar aja hal ini menjadi topik yang begitu sensitif disana karena bisa dibilang ini kolonialisme lanjutan.

Awalnya gue ga paham karena hal semacam itu gaada disini, di Indonesia. Lagi, ini adalah salah satu momen dimana gue bersyukur jadi orang Indonesia. Karena didikan Indonesia adalah boleh saja orang dari sebrang benua sana berdecak kagum dengan budaya kita, tapi jangan sampai jadinya mereka yang lebih paham tentang kita. Mungkin itu permasalahannya kali ya berada dalam lingkup yang begitu homogen, pening kan pala lo.

dan gue cari di youtube yang bahas ini dan gue setuju sama ni abang

Bahas lagi ke awal soal tumblr, dimanapun ya di dunia ini selalu ada orang yang radical dimana lo yoga aja salah gitu. Kaya artikel yang tadi gue kasih di atas, sebenernya gue rada ga setuju sama bagian yoga karena nyet lebay parah sih. Jadi gue setuju sama abang diatas. Lo buka comment sectionnya lebih menarik lagi. Enjoy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s