mata yang lelah

saya tidak menikmati hari kemarin rasanya. tapi banyak yang terjadi. tapi banyak juga yang tidak peduli. rasanya tidak banyak yang ingin saya lakukan sekarang. kenapa tidak begitu banyak hari yang bisa saya habiskan sendiri? disini, di dalam tembok bergaris merah-hitam ini. ada kalanya yang ingin saya dengar hanyalah suara saya sendiri. banyak sekali tuntutannya buat saya saat yang saya inginkan hanyalah waktu untuk sendiri dan sedikit istirahat. ini berlebihan. rasanya telepon genggam ini hanya menyusahkan saya saja. tidak ada lagi waktu saya terpisah dari segalanya. saya tidak butuh waktu yang terlalu lama, beberapa hari saja cukup. tapi rasanya beberapa hari itu terlalu lama untuk orang-orang di sekitar saya. ada sisi positif dimana saya merasa lebih memiliki eksistensi di dunia ini, dimana saya merasa “ada”. tetapi ada waktu, seperti sekarang ini, dimana yang saya inginkan hanya menghilang sementara, atau “berlibur” kalau saya bilang. wajah ini sebenarnya terlihat lelah bila kamu bisa melihat kedalam matanya yang sinarnya mulai meredup. setidaknya tolong beri saya semangat. saya heran, tidakkah mereka melihat kedalam mata saya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s