tulisan ini dibuat oleh saya dan trika

Follow Us!
Gw: @MNvmbr
Trika: @terikatrika
Kita anak methal btw wkakaka
——————————-
Masa remaja adalah ketika lo sadar hidup ini lebih dari sekedar punya mimpi dan kerja keras. Butuh keberuntungan dan semangat yang gaakan bisa dipatahin sama keadaan. Ketika lo harus sadar bahwa hidup lo ga cuma seneng2 aja. Ketika lo sadar apapun bisa terjadi pada hidup lo. Yang didalamnya ada cerita. Yang dalam prosesnya ada cinta. Yang kemudian ada tawa bahagia. Tak lupa juga kebencian, kecewa yang dilengkapi air mata. Yang penuh kebimbangan yang kadang menghantui. Tentu dengan perasaan senang-senang yang kadang keluar begitu aja dari jiwa muda lo dan ga terkontrol.Masa remaja inilah dimana hidup lo terlihat ga jelas. Dimana ada rasa berontak yang selalu siap meletus. Kebingungan kita pada orang tua yang ingin melepas kita, tapi juga erat menggenggam kita. Kadang kita juga bingung saat melihat dunia lebih rumit dari bayangan kita. Ditambah dengan rasa penasaran yang luar biasa dan rasa ingin mencicipi kehidupan, membuat kaki kita gemetar dan lemah.Kalau mau diibaratkan, masa remaja adalah saat dimana kita sedang berlayar mencari daratan jati diri. Dan untuk mencapai daratan jati diri itu, lo terus dihantam ombak dan badai. Dan saat itu tangan lo akan mencoba mengapai sesuatu. Mencari pegangan yang bisa menyelamatkan lo dari arus laut.Ketika ombak perlahan hilang dan lo mulai melihat daratan jati diri itu, maka diri lo mulai merasa tenang. Menghilangkan kebimbangan-kebimbangan yang gila. Lo akan menertawakan masa remaja lo yang kalau diingat jadi mirip sinetron di tv. Hingga habis tawa itu, barulah lo sadar, masa remaja lo sudah habis. Ia sudah selesai dan pergi, meninggalkan lo yang berada di awal baru. Dan hidup lo bukan lagi sebagai remaja yang idealis, tapi orang dewasa yang harus menghadapi tantangan yang lebih rumit.Ah, masa remaja. Masa yang ditakuti sekaligus dirindukan. Masa yang nantinya akan kita anggap norak dan ditertawakan. Tapi juga jadi hal yang menentukan masa depan kita. Akan kita sesali atau kita banggakan? Itu pilihan kita sebagai remaja. Kemana kaki lo melangkah, itulah keputusannya, dan mungkin juga takdir Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s