janji

Janji. Kamu menggetarkan hati. Dalam rintik hujan, langit mendung yang dingin mengingatkan semua itu. Bagaimana kamu yakinkan aku dengan janjimu. Aku tahu kamu pasti tepati janjimu. Janji yang menggetarkan hati. Meski fakta bahwa kamu takkan lagi kembali hadir dalam setiap malamku. Meski nyata aku takkan lagi melihat senyum dan dengar suaramu yang tidak sempurna, tapi cukup untuk membuatku bahagia. Tidak, kamu memang membuatku bahagia. Kini aku hanya menunggu janji yang takkan kau tepati karna kau telah pergi. Dia telah memanggilmu. Dan ya, aku belum sepenuhnya melepasmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s