0

Sampah #114: drama hidup mokay edisi Oktober 2018

Ketika gue kembali menyumbul ke permukaan percayalah itu karena gue mau berkeluh-kesah. Drama hidup Mokay edisi Oktober 2018 adalah seputar laptop gue dan persoalan yang mengikutinya.

Pada bulan Mei lalu, Mokay abis kena apes. Laptop gue ternyata haus dan butuh nutrisi dari susu hingga ia minumlah tumpahan susu dari sereal gue. Insiden ini menghabiskan biaya satu juta dua ratus lima puluh ribu untuk memperbaiki keyboard yang sudah merasakan nikmatnya air susu. Gue miris, gue jatuh miskin, kantong gue kering, dompet gue lebih tipis dari peci, rekening gue histeris.

Skip ke bulan Oktober. Beberapa minggu belakangan ini gue emang lagi mupeng antara mau beli PC atau laptop baru. Sebenernya gue mupeng ini udah dari lama banget, inget kan ketika gue banyak mau berlebihan Februari lalu? Tapi kala itu gue belum punya sumber penghasilan kan. Mupeng gue yang baru-baru ini semakin menjadi karena gue lagi ngerjain suatu project yang menghasilkan dan emang banyak game baru yang gue pengen mainin tapi laptop gue udah ga sanggup. Secara gue udah mau megang duit, makin galau dong gue mau beli laptop apa PC aja?

Curhatlah gue ke kakak gue. Mendengar motivasi gue belanja adalah demi main game baru, tiba-tiba gue teleport ke acara ceramah bersama Ayang Andriana. Intinya kakak gue bilang

“Centil amat sih lo sok-sokan belanja tapi ga penting, mending duitnya lo tabung lo buat beli mobil gih. Kalo lo udah punya penghasilan teratur baru deh lo centil. Lo pake aja laptop lo yang sekarang sampe busuk”

Setelah merenungkan kata-kata kakak gue selama beberapa hari, gue pikir dia ada benarnya juga. YAUDAH DONG GUE UDAH GA PENGEN BELANJA NIH (for now). Eh tetiba loh 2 hari setelah percakapan gue dan kakak gue itu pas gue mau mulai kerja LAPTOP GUE GAMAU NYALA DONG. Kaya dia nyala sih tapi screennya gamau ikutan nyala. Panik, gue langsung googling penyebab dan apa yang bisa gue lakukan untuk benerin laptop gue sebelum gue bener-bener harus bawa ke kang service laptop. Gue coba semua langkah yang ada tapi laptop gue masing meneng bae ga nyala juga. Semakin panik dong gue. Akhirnya seharian itu gue uring-uringan aja di kantor kan.

Pulang kerja gue merengek ke temen gue minta dianterin ke HP service center karena emang kebetulan deket aja sama kantor gue jadi bisa sekalian pulang. Dalam proses googling gue siangnya, gue menemukan ada 2 kemungkinan yang ibaratnya dari ujung ke ujung nih penyebab ngambeknya laptop gue.

1) ada kabel yang somehow kurang kenceng. Dimana hal ini pasti kalo service ga akan makan biaya banyak

Atau

2) masalah pada motherboard yang mana jika ini terjadi ya udah tutup aja rekening gue karena isinya gaada.

Moment of truth banget karena penyebab rusaknya laptop gue diidentifikasi dengan coba sambungin ke monitor eksternal. Kalo disambungin dia normal, berarti penyebab pertama. Kalo disambungin dia tetep ga nyala, berarti tutup aja rekening gue.

Ternyata pas dicek sama abangnya GA NYALA DONG COY GUE UDAH MONANG AJA GUE TAU BENERIN MOTHERBOARD TUH MAY AS WELL BELI BARU AJA :”

Gimana ya, perasaan gue tuh campur aduk gitu loh. Kaya ya akhirnya gue ga galau lagi gitu loh mau beli laptop apa PC karena kalo gini fix beli laptop pilihannya. Tapi ya gue lumayan ga ikhlas karena GUE UDAH GA PENGEN BELANJA (for now) kaya ketika gue memutuskan untuk yaudah pake aja laptop gue yang sekarang sampe busuk EH TIBA-TIBA BUSUK DONG DIA BESOKNYA anjir apakah ini kuasa Tuhan?? Semesta mengarahkan gue untuk menuruti mupeng gue tapi apakah ini semua sepadan? We’ll never know..

Duh yah kembali ke laptop (pun intended, yes), gue harus apa… tolong dong support gue dengan tarot reading sama gue yuk yuk sini yuk koin untuk laptop baru Moky 😥

0

The Neon Demon (2016)

Hi lagi kawan sejawat setanah air! Gue kembali disini karena merasa perlu aja berbagi sama kalian, udah lama ga muncul. Gue baru aja selesai menonton sebuah film yang berjudul The Neon Demon.

The neon demon 2016 poster

Gue menemukan film ini secara tidak sengaja karena liat postingan Tumblr cuplikan salah satu adegan di film ini dan gue jadi penasaran aja.

The neon demon 2016 scene

The Neon Demon adalah film bergenre horror thriller arahan sutradara Nicolas Winding Refn yang rilis pada 2016 lalu. Film yang dibintangi Elle Fanning ini bercerita tentang seorang gadis berusia 16 tahun yang baru saja pindah ke LA untuk menjadi seorang model dimana kecantikannya membuat orang-orang di industri modeling kagum tapi juga iri padanya.

Film ini dapet mixed reviews sih karena ada yang menganggap film ini ‘kosong’ tapi ada juga yang menganggap film ini masterpiece.

Menurut gue sendiri secara pace film ini terasa sangat lambat, not my favorite kind of movie. Dengan cap genre horror thriller, aksi menegangkan baru benar-benar terasa di seperempat akhir film. Dari awal film hingga separuh film semacam mencoba untuk membangun dari sisi psikologis. Penonton disuguhi perjalanan si tokoh utama memasuki industri modeling dari mulai casting hingga runway lengkap dengan berbagai adegan yang mencoba untuk visually aesthetic tapi jujur aja buat gue terasa pretentious. Adegan yang mungkin niatnya mau dibuat menakjubkan akhirnya terasa amat mediocre karena ga didukung musik atau konsep yang lebih matang.

Dalam proses perkenalan cerita ini sendiri banyak momen dimana kecantikan tokoh utama ini terasa dipaksakan, dalam artian, secara subjektif gue akan bilang bahwa Elle Fanning bukan aktris yang absolut cantik (ga kaya Gal Gadot gitu), sehingga proses dia memasuki industri ini terlalu mudah. But then again, 1) bukan disitu fokus ceritanya dan 2) di satu sisi film ini mencoba untuk menangkap innocence and purity sebagai bentuk kecantikan yang istimewa. Secara penulisan karakter disini menurut gue masih terlalu dangkal dan purpose dari setiap karakter yang ada kurang terasa.

Selain itu, hampir setiap aspek dari film ini adalah metafora. Ketiga peran antagonis dalam film ini masing-masing melambangkan bentuk kecantikan yang berbeda; kecantikan fisik, kecantikan artifisial, dan purity. Terdapat pula adegan yang merupakan metafor yang tidak dengan mudah kita cerna seperti ketika kamar motel si tokoh utama dimasuki kucing hutan. Metafor yang coba disampaikan film maker disini sebenarnya cukup bagus, tapi overall experience dari film ini yang membuat gue ga terlalu pengen mikir lebih dalam and instead berhenti pada “wow what a weird movie..”

Ada satu adegan yang menurut gue eksekusinya cukup baik, yaitu ketika salah satu pemeran antagonis bercumbu dengan mayat dan diselingi bayangan tokoh protagonis kita. Menurut gue satu adegan itu mengekspresikan rasa dan emosi dengan cukup baik. Tapi satu adegan ini tidak cukup rupanya untuk membuat gue berubah pikiran tentang film ini.

Jadi, film yang terlihat seperti bagus cuplikannya di Tumblr ini ternyata aslinya tidak terlalu memuaskan buat gue.

Rating: 5/10

0

EMUPARADISE BUBAR?

Masih dalam hawa kegabutan selagi menunggu pekerjaan, gue masih menghabiskan waktu gue main dan cobain berbagai game. Mostly sih game yang ga terlalu baru bcs LO TAU KAN LAPTOP GUE. Anyway, pada suatu masa gue mencari nih best story-driven games. Beberapa judul udah pernah gue mainin seperti Bioshock dan Life is Strange. Namun ternyata di list tersebut yang menempati urutan pertama siapa coba? Tak lain dan tak bukan adalah Silent Hill 2 jreng~

Silent Hill 2 ini ada versi PC dan ada yang PS 2 juga. Setelah baca-baca gue jadi maklum ya kalo game jebot emang biasanya belom support controller jadi daripada ribet gue meluncur aja kan cari ISO untuk PS2 karena toh di laptop gue ada emulator PS2.

Sampailah gue di situs unduh game retro favorit gue: Emuparadise. Gue coba download tapi kok file unavailable ya? Gue pikir emang game ini aja. Gue browsing game lain aja kan pas mau download kok sama lagi nih??? Bingung kan gue. Kemudian gue menemukan simbol tanda tanya kecil di deket tulisan unavailable itu. Begitu gue baca…astaga..

Intinya tim Emuparadise bubaran karena mereka mendapatkan tekanan yang begitu besar yang terlalu berisiko. Sehingga mereka mengambil keputusan untuk remove semua download link di website tersebut. SEDIH GASIH LO?? Tapi disitu gue juga baru tau ternyata Emuparadise udah ada dari tahun 2000??? Makin sedih gasih lo???

Seperti biasa, seharusnya ini sudah menjadi pengetahuan dasar ya, bahwasanya comment section adalah sumber informasi yang lebih raw. Gue menemukan disinyalir pihak yang menekan Emuparadise adalah Nintendo. Kepo dong, kok mendadak Nintendo begini.. setelah 18 tahun baru sekarang dia take down Emuparadise? Kekepoan gue memuncak jadi langsung aja gue cari beritanya.

Dari pernyataan Emuparadise sendiri ga menyebutkan pihak mana yang rese, namun dari sumber yang gue dapatkan orang-orang pada bilang Nintendo lah dalangnya karena emang ternyata Nintendo cukup agresif urusan copyright. Bahkan tadi gue baca sepintas Nintendo sampe nuntut Youtuber? IDK, gue ga mencari kasus yang itu.

Nah pertanyaannya kenapa baru sekarang Nintendo gencar? Pendeknya, ROM dan game-game lama ini kan console aslinya juga udah ga ada di pasaran, jadi kenapa dipermasalahkan? Berdasarkan hukum yang berlaku pun penggunaan emulator itu legal. Lantas kenapa Nintendo rungsing dan kenapa baru sekarang?

Jawabannya adalah karena mereka mau jualan judul-judul lama itu lagi. Nintendo mulai ngejual lagi judul-judul lama melalui online storenya dan judul tersebut bisa dimainkan di console-console yang lebih baru, misalnya Switch. JADI GA HERAN KAN LO MEREKA BARU HEBOH SEKARANG BECAUSE MAU JUALAN.

Jujur aja sebel sih gue. Sekian rant subuh gue, doain gue cepet sembuh ya gue lagi anyang-anyangan makanya jam segini (4:50 dini hari) udah melek bcs emang belom merem. Sekian. Wassalam.

Sumber informasiku