Reviewing apps: Badoo

Kisah ini bermula beberapa menit yang lalu ketika gue iseng buka playstore trus cari2 apps dg rating tinggi untuk gue coba dan gue review sendiri nantinya.  Lalu sampailah gue pada satu app bernama Badoo. Ini entah app buatan mana ga penting juga gue tau karena pada ujungnya app ini sangat entertaining buat gue yang lumayan gabut ini.

Itungannya Badoo ini social network to meet new people nearby.  I don’t expect anything karena social network macam gini isinya kalo ga orang india dari benua sebelah atau ga alay2 gang sebelah.  Jadi gue tetap download,  sign up,  dan memulai adventure gue.

Badoo memiliki beberapa fitur yang menurut gue sih yeah ya seandainya isi manusia2nya diganti. Salah satunya adalah encounter. Dengan fitur ini lo di pertemukan dengan orang2 random gitu trus lo liat foto mereka trus lo decide whether you want to meet them or not. Kalo lo pilih yes, orang itu akan dpt notification… Namun identitas lo disembunyikan. Cara mereka tau siapa lo adalah dengan bayar sejumlah credits ke Badoo dan disinilah dimana Badoo mencari uang. Gue sendiri fitur ini lumayan kewl asalkan ga usah bayar credits karena yang gue liat bayarnya 100 credits kalo ga salah dan 120 credits nya dihargai 16.500 rupiah (potong pulsa). Selain want to meet, di fitur encounter ini lo bisa favorite profile seseorang. Meskipun hal ini juga bisa lo akses dari profile orang itu langsung dan ga perlu masuk ke encounter dulu.

Fitur lainnya terletak pada profile lo. Upload atau delete foto di Badoo ini rada ribet ya. Gue harus cari2 dulu caranya di help section karena ga bisa nemu sendiri caranya. Di bagian profile ini lo bisa isi interest gitu banyak dan pilihannya menarik.

Lalu ke fitur berikutnya adalah photo rating. Ini salah satu yang gue paling suka HAHA. Jadi disinilah dimana petualangan gue menjelajah Badoo mencapai titik klimaks maha seru, why? Karena dalam photo rating ini lo masukan 3 foto lo untuk di rate sama pengguna lainnya. Selanjutnya lo diharuskan nge rate foto 50 orang dengan skala 1-10. Ini seru banget karena foto orang2 disini suka ‘ajaib’ nan ‘amazhong’ jadi ya lumayan hiburan.

Di Badoo ini ada fitur private message dimana sudah ada kemampuan dimana lo akan tau apakah message lo udh di read atau belum. Lalu ada juga yang namanya visitors. Visitors ini orang2 yang buka profile lo. Mungkin yang main Path udah akrab dengan fitur semacam ini.

Badoo ini hanya menunjukkan people nearby. Gatau ya kalo ternyata enggak karena sejauh ini gue belom nemu untuk melihat manusia2 di benua seberang.

Menurut gue sendiri overall app ini keren. Cuma yaaa you know lah mayoritas penggunanya.. Kekurangannya adalah beberapa bagian masih ribet misalnya untuk hapus foto.

Menurut reviews orang2 di playstore sendiri sih app ini bagus tapi kebanyakan dari mereka complain soal banyaknya fake account di Badoo ini. Berhubung sepengetahuan gue Badoo ini nunjukinnya people nearby, sejauh ini gue ga mendapat masalah dari fake accounts yg nge spam segala macem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s